Ide Rumah Desa Bata Ekspos Murah Budget yang Ramah Kantong
Untuk mengurangi biaya yang terlalu
besar saat membangun rumah, anda bisa memilih beberapa material yang
hemat. Terlebih lagi jika budget yang tersedia masih pas-pasan dan akan
di alihfungsikan untuk kelengkapan interior seperti perabot dan lainnya.
Dengan menggunakan material bata ekspos, rumah kali ini akan tampak
menarik dan tidak terlihat kuno. Sebagai inspirasinya, anda bisa
melihat Ide Rumah Desa Bata Ekspos Murah Budget yang Ramah Kantong di bawah ini dengan interior yang rapi meski masih sangat sederhana.
Tampak fasad rumah sederhana dengan bata ekspos
Dari bagian fasad, rumah ini menggunakan dinding bata ekspos yang
dibiarkan tanpa finishing. Mengingat budget yang masih terbatas, rumah
ini membiarkan hunian terlihat apa adanya. Namun tetap diimbangi dengan
elemen pendukung seperti jendela, pintu rumah dan aksen jalusi untuk
menambah penghawaan. Meski terlihat sederhana, hunian ini tetap alami
dengan suasana taman kecil di bagian depan yang dipenuhi tanaman dalam
pot berjejer rapi.
Ide ruang tamu
Pada bagian interiornya, rumah ini
memiliki satu ruang tamu yang dilengkapi dengan satu set furniture meja
dan kursi plastik warna biru. Ukuran ruang yang terlihat cukup luas bisa
diisi dengan satu etalase kaca untuk penyimpanan perabot rumah tangga
yang sering ditemui pada rumah desa umumnya. Meski finishing interior
ini tidak menyeluruh, konsep rumah tumbuh seperti ini juga bisa
dilakukan untuk semua pemilik rumah dengan budget dan persiapan
bertahap.
Lantai semen
Rumah yang nyaman tidak selalu memiliki
finishing sempurna untuk membuat pemiliknya betah tinggal. Seperti rumah
ini yang masih menggunakan flooring acian semen halus untuk memberikan
efek dingin dan membuat lantai jadi lebih bersih. Begitu juga dengan
salah satu sisi dinding yang masih dibiarkan tanpa finishing tapi
fungsionalnya sebagai pembatas tetap melengkapi dan menyempurnakan
hunian.
Ruang TV keluarga
Berikutnya adalah ruang keluarga yang
dijadikan sekaligus untuk ruang televisi. Dengan konsep lesehan di
bawah, karpet tema doraemon jadi salah satu pilihan untuk memberikan
visual yang menarik. Anda bisa menggunakan kabinet TV sekaligus jadi
tempat simpan beberapa dekorasi agar ruangan lebih nyaman untuk kegiatan
kumpul bersama.
Sudut ruangan yang fungsional
Masih berada di area televisi keluarga,
ukuran rumah yang sedang dapat dimaksimalkan dengan baik bahkan bagian
sudutnya. Seperti area ini, pemilik menggunakan bagian sudut untuk
penempatan kulkas dan dispenser supaya memudahkan pemilik untuk
mengambil bahan masakan dari dapur yang di bagian belakang.
Tempat paling nyaman di rumah selain
ruang televisi adalah kamar tidur. Dengan desain yang seadanya, kamar
tidur ini menggunakan kasur lesehan di bawah dengan flooring acian
semen. Agar lebih bersih, sebenarnya anda bisa menambahkan karpet
plastik degan motif kayu untuk memberikan sedikit sentuhan natural pada
ruangan. Dua kasur ditempatkan sekaligus pada kamar ini dengan sprei
motif sepak bola kesenangan.
Ide dapur minimalis
Dapur yang juga masih sederhana ini menggunakan meja kayu disusun
linear atau berderet. Tidak ada satu kabinet untuk penyimpanan, anda
bisa menggantinya dengan rak tempel untuk tempat bumbu seperti yang
terlihat. Dengan desain yang sederhana, dapur ini memiliki rak bagian
bawah untuk menambahkan ruang simpan lebih maksimal.
Inspirasi kamar mandi
Terakhir adalah kamar mandi rumah yang
telah di desain cantik dengan keramik dinding dan lantai bermotif.
Dijadikan sekaligus untuk toilet, kamar mandi ini menggunakan ember
sebagai penampungan air agar lebih ringkas. Pemilik juga menambahkan
ruang simpan untuk alat mandi sabun dan lainnya menempel di bagian
dinding.
Semoga artikel Ide Rumah Desa Bata Ekspos Murah Budget yang Ramah Kantong bermanfaat
bagi Anda yang sedang mencari inspirasi desain dan denah rumah. Semoga
anda dimudahkan rezekinya dalam membangun rumah idaman. Jangan lupa
dibagikan kepada kerabat dan keluarga anda agar bermanfaat bagi lainnya.









Post a Comment for "Ide Rumah Desa Bata Ekspos Murah Budget yang Ramah Kantong"